Beranda Internasional Dari Dunhuang ke ASEAN: China dan ASEAN Jajaki Jalur Baru Pelestarian dan Pewarisan Warisan Budaya

Dari Dunhuang ke ASEAN: China dan ASEAN Jajaki Jalur Baru Pelestarian dan Pewarisan Warisan Budaya

0
Dari Dunhuang ke ASEAN: China dan ASEAN Jajaki Jalur Baru Pelestarian dan Pewarisan Warisan Budaya

Pameran fotografi yang dikunjungi Piseth bukanlah pertemuan pertama antara Gua Mogao dan Angkor Wat, yang sama-sama merupakan situs warisan budaya tersohor di dunia. Sekitar 7 tahun lalu, sebuah film dokumenter bertema dialog kedua situs tersebut diproduksi. Selain itu, pada 2021, pameran khusus bertema capaian pelestarian Angkor Wat di Kamboja juga pernah digelar di Datong, Provinsi Shanxi, China utara, tempat Gua Yungang berada. Kegiatan tersebut bertujuan mendorong pertukaran di bidang arkeologi dan kebudayaan antara kedua negara.

Foto yang diabadikan pada 2 Juli 2026 ini menunjukkan Zhang Xiaogang, wakil kepala Akademi Dunhuang menyampaikan pidato dalam forum Dialog Warisan Budaya China-ASEAN yang digelar di Dunhuang, Provinsi Gansu, China barat laut. (Xinhua)

Dialog Warisan Budaya China-ASEAN kali ini menyoroti digitalisasi dan pembangunan berkelanjutan dalam pelestarian budaya, serta berbagai hasil inovatif dalam upaya tersebut.

Herry Jogaswara, Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Indonesia, berbagi pengalaman Indonesia di bidang warisan budaya, terutama contoh-contoh transformasi hasil riset menjadi karya kreatif. Dia berharap pertukaran pengalaman antara China dan ASEAN dapat melahirkan lebih banyak solusi baru bagi pelestarian warisan budaya dan pengembangan industri terkait.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait