CARAPANDANG - Tunjangan Profesi Guru (TPG) terus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan dan profesionalisme guru sebagai ujung tombak pendidikan nasional. Kehadiran program tersebut dinilai mampu mendorong guru untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Cerita mengenai dampak TPG hadir dari para guru dan tenaga pendidik di SD Negeri Lempuyangan 1 dan SMP Negeri 15 Yogyakarta, Minggu (10/5).
Di SD Negeri Lempuyangan 1, sebanyak 17 guru telah tersertifikasi dan menerima manfaat TPG yang dinilai mampu menopang kesejahteraan sekaligus meningkatkan kompetensi guru.
Guru SD Negeri Lempuyangan 1, Shinta Puspitasari, mengaku perjalanan memperoleh sertifikat pendidik bukanlah hal mudah. Ia harus membagi waktu antara mengajar, menyelesaikan tugas Pendidikan Profesi Guru (PPG), hingga mengikuti uji kompetensi.
Namun seluruh perjuangan tersebut terbayar ketika dirinya dinyatakan lulus dan mulai menerima TPG sejak Mei 2025.
“Sertifikat pendidik bukan sekadar syarat administrasi, tetapi bukti bahwa guru harus terus belajar demi memberikan pembelajaran terbaik bagi murid,” tutur Shinta.
Menurutnya, TPG tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga membuka ruang bagi guru untuk terus berinovasi dalam pembelajaran. Ia mengaku dapat membeli alat peraga, buku latihan membaca, hingga mengembangkan metode belajar yang lebih kreatif dan menyenangkan bagi siswa.