CARAPANDANG - Sebuah perangkat monitor elektromiografi (EMG) yang dikembangkan tim peneliti China baru-baru ini sukses menyelesaikan eksperimen di orbit. Perangkat ini dapat digunakan di luar angkasa untuk penilaian status otot astronot secara real-time dan interaksi manusia-mesin, memberikan dukungan teknis penting untuk perlindungan kesehatan astronot dan teknologi interaksi manusia-mesin berbasis luar angkasa.
Wahana Uji Kargo Antariksa Qingzhou telah merilis batch terbaru hasil uji coba di orbit pada Senin (29/6), termasuk perangkat pemantau EMG yang dikembangkan oleh tim dari Institut Teknologi Mutakhir Shenzhen (Shenzhen Institute of Advanced Technology/SIAT) di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS), yang menjalin kolaborasi dengan Universitas Teknologi Mutakhir Shenzhen (Shenzhen University of Advanced Technology/SUAT).
Wahana Uji Kargo Antariksa Qingzhou diluncurkan ke luar angkasa pada 30 Maret 2026. Wahana itu mengangkut lima proyek medis, termasuk perangkat pemantau EMG, untuk rumah sakit antariksa masa depan pertama di dunia yang digagas oleh SUAT.
Astronaut yang menghabiskan periode panjang dalam kondisi mikrogravitasi mengalami penurunan pemberian beban pada otot (muscle loading) yang signifikan.