Beranda Ekonomi China: Perjanjian Dagang Indonesia-AS Jangan Rugikan Negara Lain

China: Perjanjian Dagang Indonesia-AS Jangan Rugikan Negara Lain

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menegaskan bahwa kerja sama ekonomi antarnegara hendaknya tidak merugikan kepentingan negara lain.

0
Perjanjian dagang Indonesia-Amerika

Dalam pasal yang sama, dijelaskan pula bahwa atas permintaan AS, Indonesia akan mengambil tindakan terhadap praktik tidak adil dari perusahaan yang beroperasi di Indonesia dan dimiliki atau dikendalikan oleh negara ketiga.

Praktik tersebut mencakup ekspor barang dengan harga di bawah pasar ke AS, peningkatan ekspor barang tersebut ke AS, atau penurunan ekspor AS ke Indonesia maupun pasar negara ketiga.

Di sisi lain, perjanjian ini juga memberikan keuntungan bagi Indonesia. AS akan menghapus bea masuk untuk 1.819 pos tarif barang Indonesia, termasuk tekstil, pakaian jadi, minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik (termasuk semikonduktor), dan suku cadang pesawat.

Penghapusan tarif ini diberikan melalui mekanisme kuota tarif yang memungkinkan sejumlah produk tertentu masuk dengan tarif 0 persen.

Sebagai bagian kesepakatan, Indonesia juga berkomitmen membeli komoditas energi dari AS senilai total 15 miliar dolar AS atau sekitar Rp253,3 triliun. Pembelian tersebut mencakup LPG (liquefied petroleum gas) senilai 3,5 miliar dolar AS, minyak mentah senilai 4,5 miliar dolar AS, dan hasil minyak senilai 7 miliar dolar AS.

Selain itu, kedua negara juga menyepakati kerja sama perdagangan dan investasi di berbagai bidang dengan nilai total mencapai 38,4 miliar dolar AS (sekitar Rp649,42 triliun).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait