CARAPANDANG - Chelsea kembali menelan kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Premier League di Amex Stadium, Rabu dini hari WIB. Hasil ini memperpanjang rekor buruk The Blues yang kini mencatatkan lima kekalahan beruntun di liga tanpa mencetak satu gol pun, sebuah catatan terburuk sejak tahun 1912.
Kekalahan ini membuat posisi pelatih Liam Rosenior berada di ujung tanduk. Dikutip dari laporan Football365, manajemen Chelsea dikabarkan telah mengadakan rapat darurat untuk membahas masa depan pelatih berusia 42 tahun tersebut pasca pertandingan yang disebutnya sebagai performa tak bisa dibela.
Pendukung Chelsea yang hadir di stadion juga secara gamblang menyuarakan kemarahan mereka. Nyanyian berisi kata-kata kasar yang menargetkan Rosenior dan salah satu pemilik klub, Behdad Eghbali, terdengar jelas di babak kedua.
Dalam wawancara usai laga, Rosenior tidak menahan kekecewaannya. Ia menyebut performa anak asuhnya tidak memiliki semangat dan nyali.
"Itu tidak bisa diterima dalam setiap aspek permainan. Sikap kami tidak bisa diterima. Saya terus keluar dan membela para pemain, tapi performa malam ini tidak bisa dibela," ujar Rosenior kepada Sky Sports dilansir BBC.
"Sesuatu harus berubah drastis saat ini juga. Beberapa pemain kehilangan tekad dan determinasi. Itu sama sekali tidak cukup untuk klub sebesar ini," tegasnya.