Pada waktu yang hampir bersamaan, Bulan dan Mars juga akan mengalami appulse, momen ketika dua benda langit tampak berada pada jarak sudut yang sangat dekat di langit. Fenomena ini dapat diamati dengan mata telanjang maupun menggunakan binokular jika cuaca cerah. Namun, keduanya akan tampak terlalu berjauhan untuk diamati dalam satu bidang pandang teleskop. Jadi, memang lebih baik menyaksikannya tanpa alat pengamatan.
2. Konjungsi Bulan dan Venus (16 Agustus)
Selain Mars, Bulan juga akan tampak berdekatan dengan Venus pada 16 Agustus 2026. Di Indonesia, kamu bisa mengamati fenomena ini sekitar pukul 18.06 WIB di langit barat, sesaat setelah Matahari terbenam. Adapun, waktu terbaik untuk menikmatinya ialah pada awal malam sebelum Bulan dan Venus semakin rendah menuju cakrawala hingga akhirnya terbenam sekitar pukul 20.48 WIB.
Fenomena ini dapat diamati dengan mata telanjang sehingga kamu tidak memerlukan teleskop untuk menikmatinya. Agar terlihat lebih jelas, pilih lokasi dengan langit yang minim polusi cahaya dan menghadap ke arah barat. Pastikan juga cuaca cerah agar Bulan dan Venus dapat terlihat dengan jelas setelah senja berakhir.