Program tersebut dilakukan melalui edukasi kepada orang tua, pemetaan data anak usia prasekolah, hingga aksi jemput bola pendaftaran peserta didik.
Selain pengukuhan, kegiatan juga diisi dengan advokasi implementasi PAUD Holistik Integratif yang menghadirkan narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo, Djalal Puluhulawa.
Materi yang disampaikan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memenuhi layanan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak secara terpadu.
Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, Erni Hulubangga, memaparkan program PAUD Tahun 2026, termasuk inovasi GELORA 13 sebagai strategi daerah untuk meningkatkan angka partisipasi PAUD melalui sinergi pemerintah, Bunda PAUD, PKK, Posyandu, pemerintah desa, dan masyarakat.
Melalui pengukuhan Pokja Bunda PAUD Kabupaten dan Bunda PAUD Kecamatan yang diperkuat dengan advokasi implementasi PAUD Holistik Integratif, Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap kolaborasi lintas sektor semakin solid dalam menghadirkan layanan PAUD yang bermutu, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya Wajib Belajar 13 Tahun serta mencetak generasi Pohuwato yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.