Sebagian pihak mungkin berpendapat bahwa Winkelmann seharusnya memperhatikan performa yang ditawarkan para pendatang baru dari China. Namun, ia memang memiliki alasan kuat ketika berbicara mengenai suara dan emosi yang dihasilkan model-model Lamborghini.
Secepat apa pun sebuah mobil listrik, kendaraan tersebut akan selalu kesulitan menyamai sensasi yang diberikan supercar dengan mesin pembakaran internal yang menghasilkan suara khas dan membangkitkan emosi.
Sejumlah merek China tampaknya memahami hal tersebut. Selama beberapa tahun terakhir, Great Wall Motors (GWM) mengembangkan supercar bermesin tengah miliknya sendiri dan mobil tersebut tidak akan sepenuhnya menggunakan tenaga listrik.
Sebaliknya, model baru GWM akan menggunakan mesin V8 4,0 liter twin-turbocharged plug-in hybrid (PHEV) yang telah diperkenalkan oleh merek tersebut tahun lalu.
Mobil tersebut juga akan menggunakan struktur monocoque berbahan serat karbon yang ringan. GWM sebelumnya mengatakan model tersebut akan diarahkan langsung untuk bersaing dengan Ferrari SF90 Stradale.
Masih harus dilihat apakah merek-merek China seperti GWM mampu membuat supercar bermesin pembakaran sebaik kemampuan mereka dalam membangun mobil listrik berperforma tinggi. Namun, seiring berjalannya waktu, Lamborghini mungkin akan dipaksa untuk mulai memperhatikan mereka.