Beranda Ekonomi Bitcoin Anjlok 6,5%, Sentuh Level Terendah dalam 2 Bulan

Bitcoin Anjlok 6,5%, Sentuh Level Terendah dalam 2 Bulan

Berdasarkan data perdagangan, Bitcoin (BTC) terkoreksi 6,53 persen menjadi USD 78.719,63 pada Sabtu (31/1) dini hari, bahkan sempat menyentuh USD 78.252.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Harga Bitcoin mengalami penurunan tajam lebih dari 6 persen pada akhir pekan, menyentuh level terendah sejak akhir November 2025. Penurunan ini dipicu oleh penguatan nilai Dolar Amerika Serikat (AS) menyusul pergantian kepemimpinan di bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Berdasarkan data perdagangan, Bitcoin (BTC) terkoreksi 6,53 persen menjadi USD 78.719,63 pada Sabtu (31/1) dini hari, bahkan sempat menyentuh USD 78.252.

Aset kripto utama lainnya, Ether (ETH), juga tercatat turun signifikan sebesar 11,76 persen menjadi USD 2.387,77.

Kejatuhan harga terjadi setelah Dolar AS menguat. Penguatan ini dipicu oleh terpilihnya mantan Gubernur The Fed, Kevin Warsh, sebagai Ketua The Fed yang baru, menggantikan Jerome Powell.

Pasar khawatir Warsh akan menerapkan kebijakan moneter yang lebih ketat dan mengurangi likuiditas di sistem keuangan.

“Kadang penyesuaian harga ini saling memperkuat. Mungkin, kita akan melihat lebih banyak aksi jual dalam beberapa hari ke depan,” kata Brian Jacobsen, Kepala Ekonom di Annex Wealth Management, seperti dikutip Reuters.

Jacobsen menambahkan bahwa kombinasi dari neraca The Fed yang membengkak dan regulasi perbankan yang ketat telah membuat likuiditas terperangkap di Wall Street.

Kondisi ini diduga memicu gelembung di beberapa aset, termasuk mata uang kripto, obligasi, dan saham meme.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait