BJ Habibie menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi selama kurang lebih 20 tahun pada masa pemerintahan Soeharto. Selama menjabat, ia mengembangkan riset dan teknologi nasional serta mendorong pembangunan industri strategis.
Habibie mendirikan dan memimpin IPTN (Industri Pesawat Terbang Nurtanio) yang sekarang dikenal sebagai PT Dirgantara Indonesia. Ia berhasil menerbangkan pesawat N250 Gatotkaca pada 1995. Selain itu, ia juga menjabat sebagai ketua Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS), yang mengoordinasikan beberapa BUMN seperti PT PAL, PT Krakatau Steel, dan PT Pindad. Ini mendorong kemandirian teknologi militer dan sipil dengan memproduksi kapal dan persenjataan.
2. Wakil Presiden Indonesia (1998)
Pada tahun 1998, Habibie diangkat menjadi Wakil Presiden mendampingi Soeharto. Masa jabatannya cukup singkat karena pada 21 Mei 1998, Soeharto mengundurkan diri sebagai presiden akibat krisis politik dan ekonomi.
3. Presiden Indonesia Ke-3 (1998-1999)
Setelah Soeharto mundur, Habibie menjadi Presiden Indonesia. Kamu tahu nggak BJ Habibie presiden ke berapa? Jawabannya adalah presiden ke-3 Indonesia! Pada masa pemerintahannya, ia memimpin masa transisi Orde Baru ke era Reformasi. Beberapa kebijakan penting yang ia buat antara lain: