Beranda Perspektif Barca Padukan Idealisme, Keindahan Sepakbola dan Pesan Kemanusiaan

Barca Padukan Idealisme, Keindahan Sepakbola dan Pesan Kemanusiaan

0
Barca Padukan Idealisme, Keindahan Sepakbola dan Pesan Kemanusiaan

Barca keteteran akibat setumpuk masalah non teknis lainnya. Pada waktu yang sama, La Blaugrana menjadi korban kampanye kotor oleh banyak pihak yang tidak happy dengannya terlibat menyiarkan secara masif berita bersalah atas apa yang dituduhkan.

Persisnya perlawanan terhadap Barca tidak boleh hanya terdengar ramainya di tribun saja, rivalitas tak boleh berhenti hanya dalam lapangan, melainkan juga di luar lapangan.

Bertanding dengan cara-cara ritual normal, luar biasa, opportunity, masih ingat Chelsea di bawah tangan Mourinho yang memagari gawang dengan 11 pemainnya saat bertemu Barca?

Ada semacam ‘nasihat’, bila ingin mengalahkan tim sesempurna Barcelona. Maka harus bertindak se-pragmatis mungkin! Pada laga akhir La Liga musim 2021 silam, rasanya menyaksikan Barcelona melawan dirinya sendiri, melawan bayangannya sendiri. Eibar, salah satu dari sekian banyak klub sepakbola dunia yang cerdik. Saat melawan Barcelona, Eibar memilih memakai Jersey biru-merah replikasi kostum Barcelona.

Era ini dimana tak ada lagi dominasi, filosofi Blaugrana (siapapun pelatihnya) we don't care, (bermain indah) the don't care redup, seolah tidak ada lagi yang benar-benar cocok menjalankannya. Barca hampir saja terperosok dan tersungkur dalam jurang degradasi La liga.

Para Culers untungnya tidak memutuskan ikut hengkang berhaluan lain, namun terus nikmati, mencicipi nikmatnya perpaduan sepak bola yang indah di Barcelona sembari berharap ada dukun yang bisa tangani.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait