CARAPANDANG - Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, menyatakan bahwa sanksi tambahan AS terhadap Venezuela dapat dicabut paling cepat minggu depan untuk memfasilitasi penjualan minyak. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan Reuters pada Jumat (9/1/2026) di Savage, Minnesota.
Bessent mengungkapkan bahwa Departemen Keuangan AS sedang mengkaji perubahan aturan yang memungkinkan repatriasi hasil penjualan minyak Venezuela yang saat ini banyak disimpan di kapal-kapal.
"Kami sedang mengurangi sanksi atas minyak yang akan dijual," ujarnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintahan Trump untuk menstabilkan Venezuela dan mendorong kembalinya produsen minyak AS ke negara itu.
Hal ini menyusul operasi penangkapan pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro, di Caracas oleh pasukan AS seminggu sebelumnya untuk menghadapi tuduhan perdagangan narkoba.
Bessent, yang mengendalikan saham dominan AS di IMF dan Bank Dunia, juga akan bertemu dengan pimpinan kedua lembaga keuangan internasional tersebut minggu depan untuk membahas keterlibatan kembali mereka dengan Venezuela.
Ia menyatakan kesediaan AS untuk mengonversi Hak Penarikan Khusus (SDR) milik Venezuela yang dibekukan di IMF—senilai sekitar $4,9 miliar—menjadi dolar AS untuk membantu pembangunan kembali ekonomi negara itu.