Beranda Internasional AS dan Iran Teken Kesepakatan Damai Awal, Perang 4 Bulan Berakhir

AS dan Iran Teken Kesepakatan Damai Awal, Perang 4 Bulan Berakhir

Kesepakatan yang terdiri dari 14 poin ini mencakup penghentian permanen operasi militer di semua front, termasuk Lebanon, serta pembukaan kembali Selat Hormuz yang sebelumnya menjadi sandera konflik dan memicu lonjakan harga energi global.

0
Donald Trump dan Presiden Iran tandatangani Perjanjian Damai (Anna Moneymaker/Getty Images/AFP)

CARAPANDANG - Amerika Serikat dan Iran secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) perdamaian pada Rabu (17/6), mengakhiri perang yang berlangsung sejak 28 Februari lalu. Penandatanganan dilakukan oleh Presiden Donald Trump di Istana Versailles, Prancis, di sela KTT G7.

Kesepakatan yang terdiri dari 14 poin ini mencakup penghentian permanen operasi militer di semua front, termasuk Lebanon, serta pembukaan kembali Selat Hormuz yang sebelumnya menjadi sandera konflik dan memicu lonjakan harga energi global.

Kesepakatan ini bersifat sementara selama 60 hari ke depan, di mana kedua pihak akan merundingkan perjanjian final yang lebih komprehensif, terutama terkait program nuklir Iran.

Iran kembali menegaskan komitmennya untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, dengan uranium yang diperkaya akan diencerkan di bawah pengawasan IAEA.

Sebagai imbalan, AS mencabut blokade laut dan seluruh sanksi terhadap Iran, serta membuka jalan bagi dana beku Iran senilai miliaran dolar dan rencana rekonstruksi senilai 300 miliar dolar AS yang didanai mitra regional.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyebut kesepakatan ini sebagai "catatan kegagalan AS" dan menyatakan ketidakpercayaannya tetap ada.

Sementara itu, Israel mengkritik keras kesepakatan ini dan menyatakan tidak terikat, dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan pasukannya akan tetap berada di zona keamanan Lebanon.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait