Sementara itu, Jihan, siswa SMP Negeri 239 Jakarta lainnya, menyampaikan bahwa TKA memberikan manfaat dalam menambah wawasan sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara bijak. Ia juga menilai bahwa soal yang diujikan masih selaras dengan materi yang telah dipelajari di sekolah.
“Saya sangat senang mengikuti TKA ini karena dapat menambah pengetahuan. Soalnya juga sesuai dengan yang dipelajari, sehingga bisa dikerjakan dengan baik,” tuturnya.
Di Kota Cimahi, Jawa Barat, antusiasme peserta juga tercermin dari tingginya tingkat kehadiran yang mendekati 100 persen di berbagai satuan pendidikan. Pelaksanaan TKA berjalan tertib dengan dukungan proktor, teknisi, dan pengawas yang menjalankan tugas sesuai ketentuan. Metode pelaksanaan dilakukan secara daring, dengan penyesuaian semi-daring pada jenjang SLB untuk mengakomodasi kebutuhan peserta didik.
Para siswa di Cimahi pun mengaku dapat mengikuti ujian dengan baik. Rayhan, siswa SMP Negeri 4 Cimahi, menyampaikan bahwa dirinya tidak mengalami kesulitan berarti dalam mengerjakan soal. “Soal TKA sangat mudah, apalagi kalau membacanya lebih teliti,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Zafiar yang menilai pelaksanaan TKA berjalan lancar dan soal yang diberikan masih relevan dengan materi pembelajaran sebelumnya. “Alhamdulillah pelaksanaannya lancar. Soalnya diangkat dari materi kelas sebelumnya, waktunya cukup, dan bisa dipahami jika dibaca dengan teliti serta diperdalam,” ungkapnya.