_"Pengamanan kunjungan Kepala Negara dan Bapak Kapolri, serta perhelatan akbar PENAS XVII, harus dijalankan dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat namun dikemas dalam tindakan yang humanis. Kita melayani masyarakat yang sedang menghadiri pesta besar sektor agraria dan maritim nasional. Oleh karena itu, komunikasi yang santun, tindakan yang solutif, serta sikap yang persuasif adalah kunci utama di lapangan,"_ urai Kabid Humas Polda Gorontalo.
Selain menekankan sisi humanis, Kabid Humas juga menggarisbawahi pentingnya integritas dan ketepatan bertindak dari setiap individu personel. Kedisiplinan tinggi dalam menjaga ploting pos pengamanan, ketepatan waktu, serta koordinasi melekat dengan unsur TNI dan Forkopimda terkait menjadi tolok ukur profesionalisme yang mutlak harus dipenuhi.
_"Profesionalisme berarti setiap personel memahami betul tugas, fungsi, dan batasan tanggung jawabnya di masing-masing zona pengamanan. Kita tidak boleh under-estimate (meremehkan situasi). Pengawasan internal dilakukan secara berlapis demi memastikan tidak ada tindakan berlebihan yang dapat mencederai marwah institusi maupun mengganggu jalannya agenda nasional ini,"_ tambah Kabid Humas dalam pernyataan resminya.