Beranda Internasional 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla yang Ditahan Israel Telah Bebas

9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla yang Ditahan Israel Telah Bebas

Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy, menyatakan bahwa para relawan yang sebelumnya ditahan di Penjara Ktziot oleh otoritas Israel kini sedang dalam proses deportasi dan pemulangan keluar dari wilayah Israel melalui Bandara Ramon/Eilat menuju Istanbul, Turki.

0
Global Sumud Flotilla (GSF)

CARAPANDANG - Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mengonfirmasi bahwa seluruh relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF), termasuk sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan oleh militer Israel, telah dibebaskan dari fasilitas penahanan.

Mengutip laporan Antaranews, Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy, menyatakan bahwa para relawan yang sebelumnya ditahan di Penjara Ktziot oleh otoritas Israel kini sedang dalam proses deportasi dan pemulangan keluar dari wilayah Israel melalui Bandara Ramon/Eilat menuju Istanbul, Turki.

"Tim hukum Adalah (organisasi HAM setempat: The Legal Center for Arab Minority Rights in Israel.red) terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan seluruh aktivis, termasuk WNI, dapat keluar dengan aman tanpa penundaan tambahan," ujar Harfin yang dikutip Antaranews, Kamis (21/5/2026).

Para relawan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan "Global Sumud Flotilla 2026 Spring Mission" yang membawa bantuan logistik untuk warga Gaza yang terkepung. Mereka diintersepsi oleh angkatan laut Israel pada Senin (18/5/2026) di perairan internasional dekat Siprus.

Selama masa penahanan, dilaporkan bahwa sejumlah relawan internasional mengalami tindak kekerasan, termasuk pemukulan hingga penggunaan peluru karet. Namun, Harfin masih terus mengonfirmasi kondisi terkini dari sembilan WNI tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait