Beranda Internasional 1.900 Kapal Masih Tertahan di Selat Hormuz, Iran Berlakukan Aturan Ketat Perlintasan

1.900 Kapal Masih Tertahan di Selat Hormuz, Iran Berlakukan Aturan Ketat Perlintasan

Berdasarkan data pelacak kapal MarineTraffic per 20-22 Maret, kapal-kapal yang tidak dapat beroperasi tersebut terdiri atas 324 kapasitas curah (bulk carriers), 315 kapal pengangkut produk minyak/kimia, 267 kapal pengangkut produk minyak bumi, dan 211 kapal tanker minyak mentah.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Sekitar 1.900 kapal komersial masih tertahan di sekitar Selat Hormuz dan kawasan Teluk Persia hingga Kamis (26/3/2026), memasuki hari ke-27 sejak pecahnya konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Berdasarkan data pelacak kapal MarineTraffic per 20-22 Maret, kapal-kapal yang tidak dapat beroperasi tersebut terdiri atas 324 kapasitas curah (bulk carriers), 315 kapal pengangkut produk minyak/kimia, 267 kapal pengangkut produk minyak bumi, dan 211 kapal tanker minyak mentah.

Selain itu, tercatat pula 177 kapal kargo umum, 174 kapal kontainer, 98 kapal pengangkut LPG, serta puluhan jenis kapal lainnya seperti kapal Ro-Ro dan kapal pengangkut bahan bakar.

Komandan Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran, Laksamana Muda Alireza Tangsiri, menegaskan bahwa semua lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz kini harus dikoordinasikan sepenuhnya dengan otoritas maritim Iran.

"Perlintasan kapal apa pun melalui jalur perairan ini memerlukan koordinasi penuh dengan otoritas maritim Iran," ujar Tangsiri dalam unggahan di akun X-nya pada Selasa (24/3).

Juru bicara Komando Terpusat Angkatan Bersenjata Iran, Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaqari, menambahkan bahwa Iran telah mengubah aturan di selat tersebut dan situasi tidak akan kembali seperti sebelum perang.

"Tidak ada entitas yang terkait dengan Amerika Serikat dan Israel yang memiliki hak untuk melintas," tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait