“Ketika kita menyembelih hewan kurban, di saat itu juga kita menghilangkan sifat kebinatangan yang ada pada diri kita,” katanya.
Zulmaeta menegaskan Pemerintah Kota Payakumbuh terus berupaya mengatasi berbagai persoalan sosial, mulai dari kemiskinan, pendidikan, hingga pembangunan sosial budaya dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengapresiasi seluruh warga yang terus berpartisipasi dalam pembangunan daerah dan mendukung program pemerintah demi mewujudkan Payakumbuh yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Pada Idul Adha tahun ini, Kota Payakumbuh juga menerima bantuan satu ekor sapi kurban presiden berbobot sekitar 1,1 ton dari Presiden Prabowo Subianto.
“Sapi tersebut akan kita sembelih di Masjid Al Mutawahidah Talawi, Kelurahan Ompang Tanah Sirah, lalu dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh Hendri Yazid mengungkapkan jumlah hewan kurban tahun ini mencapai 1.791 ekor, terdiri atas 24 ekor kerbau, 1.536 ekor sapi, dan 231 ekor kambing.
Menurut Hendri, tingginya jumlah hewan kurban menjadi indikator kuatnya semangat gotong royong, solidaritas sosial, dan kepedulian masyarakat Payakumbuh di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi sebagian warga.
“Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi menjadi cerminan tingginya semangat berbagi dan kedermawanan masyarakat untuk membantu sesama,” katanya.