Beranda Galeri Operasi Penyelamatan Berlangsung Usai Tanah Longsor Terjang Pelabuhan Perbatasan di Xizang, Tiongkok

Operasi Penyelamatan Berlangsung Usai Tanah Longsor Terjang Pelabuhan Perbatasan di Xizang, Tiongkok

Tim penyelamat dari Tentara Pembebasan Rakyat (People's Liberation Army/PLA) Tiongkok memindahkan perahu penyelamat karet ke area yang terdampak tanah longsor di dekat Pelabuhan Gyirong di wilayah Gyirong, Xigaze, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada 28 Agustus 2026. (Carapandang/Xinhua/Zheng Chongxi)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, GYIRONG -- Jumlah korban tewas bertambah menjadi lima orang dan 558 lainnya masih hilang per Jumat (28/8) pukul 15.00 waktu setempat, setelah tanah longsor menerjang Pelabuhan Gyirong di sepanjang perbatasan Tiongkok-Nepal di Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, demikian menurut departemen manajemen darurat wilayah tersebut.

   Hingga Jumat pukul 10.00, sebanyak 681 personel pemadam kebakaran dan penyelamatan beserta 113 kendaraan telah tiba di area perbatasan pegunungan yang terpencil itu, sementara 6.612 unit peralatan penyelamatan dan pasokan logistik telah dikirim ke Gyirong, ungkap Administrasi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nasional Tiongkok.

   Sejumlah besar kebutuhan pokok sehari-hari, seperti jelai dataran tinggi, beras, tepung, air minum, mi instan, tenda, tempat tidur lipat, selimut tebal, kasur, selimut, dan jas hujan telah dikirim ke Gyirong, papar departemen manajemen darurat wilayah tersebut.

Tangkapan layar dari sebuah cuplikan video yang diabadikan pada 28 Agustus 2026 ini memperlihatkan operasi penyelamatan sedang berlangsung di area yang terdampak tanah longsor. (Carapandang/Xinhua)

Tim penyelamat dari Tentara Pembebasan Rakyat (People's Liberation Army/PLA) Tiongkok bekerja di area yang terdampak tanah longsor di dekat Pelabuhan Gyirong di wilayah Gyirong, Xigaze, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada 28 Agustus 2026. (Carapandang/Xinhua/Cui Yunhong)

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait