Beranda Umum Muhammadiyah Gerakkan Infak Salat Jumat Serentak untuk Korban Gempa NTT

Muhammadiyah Gerakkan Infak Salat Jumat Serentak untuk Korban Gempa NTT

Tim Medis Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dari RS Muhammadiyah Lamongan telah diberangkatkan ke NTT pada Selasa (18/8) untuk bertugas hingga 29 Agustus mendatang.

0
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir

Selain gerakan infak nasional, sejumlah inisiatif juga dilakukan oleh cabang Muhammadiyah. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), misalnya, berkomitmen menyalurkan 100 persen pendapatan bulan pertama dari unit usaha barunya, 58mart, untuk membantu korban gempa NTT.

Rektor UMS, Harun Joko Prayitno, mengajak seluruh civitas academica untuk berbelanja sebagai bentuk sedekah dan kepedulian.

Di sisi lain, Tim Medis Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dari RS Muhammadiyah Lamongan telah diberangkatkan ke NTT pada Selasa (18/8) untuk bertugas hingga 29 Agustus mendatang.

Tim ini akan berpusat di Klinik Muhammadiyah Ende yang telah ditetapkan sebagai posko tanggap darurat.

Hingga saat ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa gempa bumi M 7,7 yang mengguncang NTT pada 15 Agustus lalu telah mengakibatkan 78 orang meninggal dunia dan 953 orang luka-luka. Lebih dari 92.735 warga masih mengungsi dan 36.163 unit rumah mengalami kerusakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait