"Di ITB, alat kromatografi gas kami masih sebagian besar dioperasikan secara manual. Di sini, sistem injeksi sampel otomatis, berbagai macam reaktor, dan platform yang sepenuhnya terdigitalisasi benar-benar membuat saya kagum. Saya sangat ingin mendapatkan kesempatan untuk belajar dengan peralatan seperti ini," katanya.
Foto yang diabadikan pada 8 Juli 2026 ini menunjukkan para mahasiswa ITB Indonesia berfoto bersama di kampus Universitas Tianjin, Kota Tianjin, Tiongkok utara. (Xinhua)
Albert Jhonatan Wellson Sinaga, seorang mahasiswa tingkat dua, sangat terkesan dengan eksperimen simulasi virtual dan laboratorium pintar yang dapat diakses dari jarak jauh.
"Anda dapat menyimulasikan seluruh proses eksperimental melalui komputer tanpa perlu khawatir melakukan kesalahan dalam pengoperasian aktual. Cara pembelajaran seperti ini benar-benar baru bagi saya," tuturnya.
Sebelumnya, salah satu kakak tingkatnya pernah diundang mengikuti kompetisi internasional mengenai eksperimen cerdas jarak jauh yang diselenggarakan oleh Universitas Tianjin, sehingga kesempatan untuk mencoba sistem tersebut secara langsung menjadi sangat menarik bagi Albert. "Kami berharap pertukaran ini tidak berakhir tahun ini, tetapi dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang."
Foto yang diabadikan pada 29 Juni 2026 ini menunjukkan para mahasiswa ITB Indonesia tiba di Bandar Udara Tianjin di Kota Tianjin, Tiongkok utara. (Xinhua)