Beranda Internasional Indonesia Menjadi Korban Perang Dagang AS

Indonesia Menjadi Korban Perang Dagang AS

Indonesia menjadi salah satu negara korban perang dagang AS

0
Kebijakan Trump

Hal sama juga dimuat AFP. Tarif baru rump yang luas terhadap mitra dagang AS akan dimulai akhir pekan ini, kata pejabat Gedung Putih, dengan tarif yang lebih tinggi terhadap "pelanggar terburuk" akan mulai berlaku minggu depan.

"Gedung Putih mengatakan kepada wartawan bahwa tarif dasar 10% akan dimulai pada 12:01 dini hari pada 5 April, sementara tarif yang lebih tinggi terhadap berbagai mitra akan dimulai dari 12:01 dini hari pada 9 April," tulis laman itu.

Meski demikian, namun tarif timbal balik tidak berlaku untuk barang-barang tertentu. Termasuk tembaga, farmasi, semikonduktor, kayu, emas, energi dan "mineral tertentu yang tidak tersedia di AS, menurut lembar fakta Gedung Putih.

Sementara itu, mengutip data foto Reuters, Indonesia tak luput dari hukuman Trump. RI jadi korban perang dagang dengan kenaikan tarif, mengacu ke tarif timbal balik, 32%.

Indonesia berada pada posisi 13 negara yang mengalami surplus perdagangan dengan AS, dari data Reuters. AS minus US$ 18 miliar dengan RI.

Namun RI bukan satu-satunya negara Asia Tenggara yang jadi korban. Dalam foto yang dipaparkan Trump soal reciprocal tariffs, Vietnam, Thailand, Malaysia, Kamboja juga kena dengan masing-masing tarif, 46%, 36%, 24%, dan 49%. Dilansir cnbcindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait